Senin, 15 Januari 2018

Inilah 4 Jenis Tes Kesehatan yang Wajib Dilakukan Pria


Beberapa penyakit berbahaya lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita. Atas alasan ini, para pria dianjurkan untuk melakukan tes kesehatan secara rutin.

Apa saja tes kesehatan yang wajib dilakukan oleh pria?

1. Jantung

Berdasarkan penelitian, pria lebih rentan terkena penyakit jantung daripada wanita. Oleh karena itu, sangat penting bagi pria untuk melakukan tes kesehatan yang berkaitan dengan penyakit jantung berupa pemeriksaan tekanan darah.

Pemeriksaan tekanan darah disarankan untuk dilakukan sejak usia 18 tahun. Pemeriksaan ini adalah tes kesehatan yang sangat sederhana, dan dapat dilakukan di klinik, apotek, bahkan di rumah.

Jika tekanan darah Anda berada di bawah 120/80 mmHg, pemeriksaan tersebut dapat dilakukan antara 1-3 tahun sekali. Namun jika tekanan darah yang dimiliki lebih dari angka tersebut, ada baiknya pemeriksaan ini dilakukan lebih sering.

Selain pemeriksaan tekanan darah, American Heart Association (AHA) juga menyarankan agar pria yang berusia di atas 35 tahun untuk melakukan pemeriksaan kolesterol.

Namun, bila Anda memiliki riwayat keluarga atau penyakit diabetes, kebiasaan merokok, obesitas, dan penyakit kolesterol sebelumnya, Anda disarankan untuk melakukan tes kolesterol sejak usia 20 tahun.

Pemeriksaan kolesterol sangat baik untuk dilakukan setiap 5 tahun sekali. Sedangkan, bila Anda memiliki kelainan maupun faktor risiko yang telah disebutkan, sebaiknya pemeriksaan ini dilakukan setahun sekali.

2. Gula darah

Pemeriksaan gula darah penting dilakukan, terutama bila Anda memiliki berat badan berlebih, tekanan darah tinggi, dan pola makan yang tidak dijaga dengan baik. Anda dapat melakukan pemeriksaan ini setelah berusia 25 tahun ke atas.

Pemeriksaan gula darah dapat mengetahui seberapa besar risiko Anda terkena diabetes di kemudian hari.

3. Usus besar

Kolonoskopi adalah pemeriksaan usus besar dengan memasukkan teropong berkamera melalui anus. Untuk mengurangi rasa tidak nyaman, pasien akan dibius sebelum pemeriksaan.

Kolonoskopi bertujuan untuk mengetahui seberapa besar risiko seorang pria terkena kanker usus besar. Ini karena kanker usus besar merupakan penyakit yang lebih banyak menyerang pria, terutama saat memasuki usia lanjut.

Kolonoskopi dianjurkan untuk dilakukan saat seorang pria memasuki usia 50 tahun atau lebih. Namun, bila Anda memiliki riwayat keluarga dengan penyakit kanker usus besar, pemeriksaan ini dapat dilakukan lebih awal.

4. Prostat

Pembesaran ataupun kanker prostat adalah masalah bagi sebagian pria yang telah berusia lanjut. Oleh karena itu, pria yang berusia di atas 50 tahun disarankan untuk untuk melakukan pemeriksaan PSA (Prostate Specific Antigen Test) atau colok dubur untuk menilai kesehatan prostat.

Itulah beberapa tes kesehatan yang wajib dilakukan pria, untuk mengetahui keadaan tubuh secara menyeluruh. Pastikan Anda melakukannya sesuai anjuran di atas, agar risiko berbagai penyakit dapat ditekan sekecil-kecilnya. Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati.




---------------
---------------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar